GEMINI99GAME – Ubisoft akhirnya merilis Assassin’s Creed Shadows, seri terbaru dari franchise legendaris ini, dan kali ini latarnya berada di Jepang abad ke-16. Bagi banyak penggemar, ini adalah momen yang ditunggu-tunggu — menjelajahi dunia samurai dan ninja dengan gameplay khas Assassin’s Creed.
Dalam game ini, kamu akan mengendalikan dua karakter utama: Naoe, seorang shinobi (ninja) yang lincah dan diam-diam, serta Yasuke, seorang samurai kuat yang lebih frontal. Perpaduan gaya stealth dan aksi langsung jadi kekuatan utama yang bikin gameplay-nya terasa fresh tapi tetap akrab.
Assassin’s Creed Shadows: Dunia Jepang yang Memukau
Visual jadi salah satu aspek paling mencolok. Lingkungan Jepang yang penuh detail — dari hutan bambu, desa bersalju, hingga istana megah — benar-benar dibuat dengan sangat baik. Polygon menulis, “Shadows brings back the best parts of the old games with an incredible new setting — Japan looks gorgeous and alive.”
Atmosfer dan dinamika cuaca juga menambah keasyikan menjelajah dunia terbuka. Kamu bisa merencanakan misi saat hujan atau malam hari untuk hasil stealth yang lebih efektif.
Stealth Lebih Dalam, Aksi Lebih Brutal
Ubisoft benar-benar membawa kembali nuansa stealth yang dulu sempat hilang di seri-seri sebelumnya. The Verge mengatakan, “This is the first AC game in years where I really felt like planning an assassination was more than just sneaking up and hitting a button.”
Naoe bisa bersembunyi di bayangan, memanjat atap, hingga menggunakan alat-alat ninja klasik seperti shuriken dan bom asap. Sementara Yasuke lebih cocok untuk pertarungan langsung, menghajar musuh dengan katana dan kekuatan besar.
Pilihan karakter ini memberikan kebebasan pemain untuk memilih gaya bermain yang sesuai, bahkan bisa berganti antara keduanya sesuai misi.
Cerita, Karakter, dan Sisi Manusia Assassin’s Creed Shadows
Ceritanya sendiri mengambil latar saat Jepang sedang mengalami pergolakan antara klan. Walau cukup menarik, ada beberapa bagian yang terasa lambat. PC Gamer mencatat, “The characters are cool, but the story sometimes feels like it’s just dragging between the big set pieces.”
Namun chemistry antara Naoe dan Yasuke jadi nilai plus. Keduanya punya tujuan yang berbeda, tapi akhirnya bekerja sama karena situasi yang lebih besar. Ada momen-momen emosional yang membuat kita peduli dengan perjalanan mereka.
Kesimpulan
Assassin’s Creed Shadows adalah langkah besar Ubisoft untuk mengembalikan esensi stealth ke dalam franchise ini. Visualnya menawan, gameplay-nya seru, dan pilihan karakter bikin pengalaman bermain lebih bervariasi.
Meski ada sedikit kelemahan di sisi cerita, keseluruhan game ini berhasil memadukan sejarah dan aksi dengan sangat baik. Bagi penggemar lama maupun pemain baru, game ini layak dicoba.